Negara New York memberi usul kepada pemerintahan Amerika Serikat agar tidak memberikan fasilitas nomor mobil diplomatik bagi kendaraan diplomat yang berasal dari Negara penghutang. Negara Indonesia dinilai sering melakukan kesalahan terutama masalah parkir.

Di New York harga tanah untuk satu parkir mobil, yang kira kira hanya 2 meter bisa mencapai milyaran rupiah. Menurut saya, seharusny pemerintahan New York meberikan kelonggaran terhadap negara negara penghutang, misalnya dengan memberikan interval waktu dalam pelunasan hutang tersebut, dan jangan sampai memutuskan hubungan kerja dengan negara negara penghutang. Jika tidak adanya pengaruh atau kerja sama dari negara lain, maka pemerintahan kota New York pun tidak akan berjalan mulus. Sebagimana yang kita ketahui bahwa New York merupakan kota megapoliatan yang terkenal sampai ke penjuru dunia. Jika pemerintahan kotanya tidak mengambil solusi yang tepat, maka dapat berdampak buruk terhadap negara negara yang ada di dunia, karena markas besar PBB ada di kota New York.

Diplomat Indonesia dinilai mengadakan kesalahan dalam Kongres AS karena masalah tunggakan parkir. Menurut saya, apabila parkir tidak berjalan lancar, maka para pejabat tinggi yang mengadakan kongres di New York pun  akan terhambat, sehingga tugas para diplomat yang bekerja di sana dapat terganggu. Pelanggaran ketentuan parkir di kota New York telah menjadi suatu masalah.

Angota PBB pun juga terlibat dalam masalah tersebut, sehingga dapat dipastikan bahwa pengontrolan perparkiran di New York masih relatif lemah. Jika kita melakukan pelanggaran di New York, maka petugas akan langsung menilang pengemudi dengan menangkap langsung. Jika para pegawai atau karyawan di tangkap maka urusannya menjadi besar, berarti dapat menghambat proses kepemerintahan, yang mana dia seharusnya bekerja, tetapi ini malah ditangkap. Menurut saya solusi tersebut bukan suatu hal yang efisien, karena dapat mengurangi waktu  kerja, tapi akan lebih baik lagi jika petugas penilang hanya menberikan surat keterangan melakukan kesalahan, dan akan diproses pada waktu libur, sehingga kegiatan kerjanya dapat berjalan lancar.

Ibarat kata, negara Indonesia merupakan tamu bagi New York, akan sebaiknya jika kita mematuhi peraturan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di negara yang kita kunjungi. Apabila kita diperlakukan dengan tidak sewajarnya, maka kita bisa melaporkan masalah tersebut kepada dewan keamanan PBB. Itulah masalah critical review mengenai tata kota New York yang mempunyai masalah dalam perparkiran yang harus dituntaskan.

 

 

Daftar Pustaka :

http: // www.inilah.com. ’’cermin buruknya tata kota New York’’,  Diunduh pada 5   
        Oktober 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s